NEW DELHI: Pemerintah pusat pada hari Kamis mengatakan bulan September dan Oktober akan menjadi bulan yang sangat penting dalam pengelolaan pandemi dan memperingatkan bahwa festival harus dirayakan sesuai dengan perilaku yang sesuai dengan COVID-19.
Menteri Kesehatan Persatuan Rajesh Bhushan menegaskan kembali dalam jumpa pers bahwa negara tersebut masih berada di tengah-tengah gelombang kedua.
Balram Bhargava, direktur jenderal ICMR, mengatakan bahwa vaksin adalah pengubah penyakit dan bukan pencegahan penyakit, oleh karena itu sangat penting untuk terus memakai masker bahkan setelah vaksinasi.
Bhushan berkata: “Kita masih berada di tengah-tengah gelombang kedua COVID-19 di negara kita. Gelombang kedua ini belum berakhir. Ini belum berakhir dan oleh karena itu kita harus melakukan semua tindakan pencegahan yang diperlukan, terutama mengingat kita pengalaman yang kita lihat puncaknya setelah setiap festival.”
“Bulan September dan Oktober mendatang sangat penting bagi kami karena kami akan merayakan beberapa festival. Jadi festival harus dirayakan dengan perilaku yang sesuai dengan Covid,” tambahnya.
Pemerintah mengatakan 41 distrik di India melaporkan tingkat positif COVID-19 mingguan lebih dari 10 persen.
Menurut pemerintah, 58,4 persen dari total kasus COVID-19 dilaporkan dari Kerala pada minggu lalu.
“Kerala adalah satu-satunya negara bagian yang melaporkan lebih dari 1 lakh kasus aktif COVID-19, sementara empat negara bagian memiliki 10.000 hingga 1 lakh kasus aktif dan 31 negara bagian memiliki kurang dari 10.000 kasus aktif,” kata pernyataan itu.
Pemerintah mengatakan sejauh ini lebih dari 400 pengungsi telah dipulangkan dari Afghanistan dan beberapa dari mereka dinyatakan positif COVID-19.
Orang yang terinfeksi telah diisolasi dan dirawat.
Dengan 46.164 orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona dalam sehari, jumlah total kasus COVID-19 di India naik menjadi 3.25.58.530, sementara kasus aktif naik menjadi 3.33.725, menurut data dari Kementerian Kesehatan yang diperbarui pada hari Kamis.
Jumlah kematian meningkat menjadi 4.36.365 dengan 607 kematian baru, menurut data yang diperbarui pada pukul 8 pagi.
Kasus aktif menyumbang 1,03 persen dari total infeksi, sedangkan tingkat kesembuhan COVID-19 nasional tercatat sebesar 97,63 persen, kata kementerian.
LIHAT JUGA |
Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp
NEW DELHI: Pemerintah pusat pada hari Kamis mengatakan bulan September dan Oktober akan menjadi bulan yang sangat penting dalam pengelolaan pandemi dan memperingatkan bahwa festival harus dirayakan sesuai dengan perilaku yang sesuai dengan COVID-19. Menteri Kesehatan Persatuan Rajesh Bhushan menegaskan kembali dalam jumpa pers bahwa negara tersebut masih berada di tengah-tengah gelombang kedua. Direktur Jenderal ICMR Balram Bhargava mengatakan bahwa vaksin adalah pengubah penyakit dan bukan pencegahan penyakit oleh karena itu sangat penting untuk terus memakai masker bahkan setelah vaksinasi.googletag.cmd.push(function() googletag.display(‘div-gpt-ad -8052921 -2’); ); Bhushan berkata: “Kita masih berada di tengah-tengah gelombang kedua COVID-19 di negara kita. Gelombang kedua ini belum berakhir. Ini belum berakhir dan oleh karena itu kita harus melakukan semua tindakan pencegahan yang diperlukan, terutama mengingat kita pengalaman yang kita lihat puncaknya setelah setiap festival.” “Bulan September dan Oktober mendatang sangat penting bagi kami karena kami akan merayakan beberapa festival. Oleh karena itu, festival harus dirayakan dengan perilaku yang sesuai dengan Covid,” tambahnya. Pemerintah mengatakan 41 kabupaten di India melaporkan tingkat positif COVID-19 mingguan lebih dari 10 persen. Menurut pemerintah, 58,4 persen dari total kabupaten tersebut adalah Kasus COVID -19 dilaporkan dari Kerala pada minggu lalu. “Kerala adalah satu-satunya negara bagian yang melaporkan lebih dari 1 lakh kasus aktif COVID-19, sementara empat negara bagian memiliki 10.000 hingga 1 lakh kasus aktif dan 31 negara bagian memiliki kurang dari 10.000 kasus aktif,” demikian laporan dari Kerala. pernyataan tersebut mengatakan. Pemerintah mengatakan bahwa lebih dari 400 pengungsi telah dipulangkan dari Afghanistan sejauh ini dan beberapa dari mereka dinyatakan positif COVID-19. Orang-orang yang terinfeksi sedang diisolasi dan dirawat. Dengan 46.164 orang dinyatakan positif dalam satu kasus, hari diuji untuk infeksi virus corona, jumlah total kasus COVID-19 di India naik menjadi 3,25,58,530, sementara kasus aktif naik menjadi 3,33,725, menurut data Kementerian Kesehatan yang diperbarui pada hari Kamis. , menurut data yang diupdate pada pukul 8 pagi. Kasus aktif menyumbang 1,03 persen dari total infeksi, sedangkan tingkat kesembuhan COVID-19 nasional tercatat sebesar 97,63 persen, kata kementerian. LIHAT JUGA | Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp