Layanan Berita Ekspres
MUMBAI: Menunggu gelombang ketiga pada bulan September dan Oktober, Ketua Menteri Maharashtra Uddhav Thackeray enggan membuka kunci berbagai sektor dengan cara yang lebih besar. Namun setelah menerima laporan yang menunjukkan terus menurunnya kasus dan kematian akibat Covid, pemerintah Maharashtra memutuskan untuk membuka kembali semua sektor secara perlahan.
Keagamaan dan tempat ibadah akan dibuka kembali di Maharashtra mulai 7 Oktober, yang juga merupakan hari pertama Durga Puja. Sementara itu, sekolah dibuka mulai 4 Oktober dan teater serta auditorium pada 22 Oktober.
Di Maharashtra, kasus positif Covid berkisar antara 2.000 dan 3.000 setiap hari, sedangkan kematian antara 30 dan 50 per hari. Sebelumnya, kasus positif lebih dari 4.000 hingga 5.000 dan kematian harian berkisar antara 100 hingga 150.
Meskipun terjadi penurunan kasus positif harian, ada beberapa distrik seperti Pune, Ahmednagar, Thane, Sangali dan Satara yang masih melaporkan jumlah kasus positif Covid-19 yang tinggi.
Ketua Menteri Maharashtra mengatakan bahwa pemerintah negara bagian telah memutuskan untuk membuka semua sektor secara perlahan tetapi masyarakat harus secara ketat mematuhi dan mengikuti pedoman Covid. Ia mengatakan masyarakat harus terus memakai masker, menjaga jarak sosial, dan mencuci tangan secara teratur.
Menteri Kesehatan Maharashtra Rajesh Tope mengatakan vaksinasi merupakan faktor penting dalam penurunan kasus positif. Dia mengatakan Maharashtra memiliki kapasitas dan infrastruktur untuk memvaksinasi 20 lakh orang setiap hari dibandingkan dengan vaksinasi saat ini yang berjumlah dua hingga tiga lakh per hari.
“Pemerintah pusat harus menyediakan setidaknya satu crore dosis vaksin per bulan. Jika kita diberikan vaksin yang cukup, maka mayoritas Maharashtra akan menerima vaksinasi dalam waktu singkat,” tambah Tope.
Di kereta lokal, hanya orang yang telah divaksinasi lengkap yang diperbolehkan bepergian dengan menunjukkan alasan perjalanan yang sah. Masyarakat umum yang sudah divaksin belum diperbolehkan melakukan perjalanan dengan kereta api lokal.
Raosaheb Danave, menteri serikat pekerja untuk negara bagian dan perkeretaapian mengatakan, “izin untuk memulai kereta api lokal untuk masyarakat umum akan diberikan segera setelah ketua menteri menyatakan demikian.”
“Kami mendukung izin masyarakat untuk bepergian dengan kereta lokal. Jika semuanya terbuka, tidak ada gunanya membatasi orang untuk bepergian dengan kereta lokal,” tambah Danave.
Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp
MUMBAI: Menunggu gelombang ketiga pada bulan September dan Oktober, Ketua Menteri Maharashtra Uddhav Thackeray enggan membuka kunci berbagai sektor dengan cara yang lebih besar. Namun setelah menerima laporan yang menunjukkan terus menurunnya kasus dan kematian akibat Covid, pemerintah Maharashtra memutuskan untuk membuka kembali semua sektor secara perlahan. Keagamaan dan tempat ibadah akan dibuka kembali di Maharashtra mulai 7 Oktober, yang juga merupakan hari pertama Durga Puja. Sementara itu, sekolah akan dibuka mulai 4 Oktober dan teater serta auditorium pada 22 Oktober. Di Maharashtra, kasus positif Covid berkisar antara 2.000 dan 3.000 setiap hari, sedangkan kematian antara 30 dan 50 per hari. Sebelumnya, kasus positif lebih dari 4000 hingga 5000 dan kematian harian antara 100 hingga 150. googletag.cmd.push(function() googletag.display(‘div-gpt-ad-8052921-2’); ) ; Meskipun terjadi penurunan kasus positif harian, ada beberapa distrik seperti Pune, Ahmednagar, Thane, Sangali dan Satara yang masih melaporkan jumlah kasus positif Covid-19 yang tinggi. Ketua Menteri Maharashtra mengatakan bahwa pemerintah negara bagian telah memutuskan untuk membuka semua sektor secara perlahan tetapi masyarakat harus secara ketat mematuhi dan mengikuti pedoman Covid. Ia mengatakan masyarakat harus terus memakai masker, menjaga jarak sosial, dan mencuci tangan secara teratur. Menteri Kesehatan Maharashtra Rajesh Tope mengatakan vaksinasi merupakan faktor penting dalam penurunan kasus positif. Dia mengatakan Maharashtra memiliki kapasitas dan infrastruktur untuk memvaksinasi 20 lakh orang setiap hari dibandingkan dengan vaksinasi saat ini yang berjumlah dua hingga tiga lakh per hari. “Pemerintah pusat harus menyediakan setidaknya satu crore dosis vaksin per bulan. Jika kita diberikan vaksin yang cukup, maka mayoritas Maharashtra akan menerima vaksinasi dalam waktu singkat,” tambah Tope. Di kereta lokal, hanya orang yang telah divaksinasi lengkap yang diperbolehkan bepergian dengan menunjukkan alasan perjalanan yang sah. Masyarakat umum yang sudah divaksin belum diperbolehkan melakukan perjalanan dengan kereta api lokal. Raosaheb Danave, menteri serikat pekerja untuk negara bagian dan perkeretaapian mengatakan, “izin untuk memulai kereta api lokal untuk masyarakat umum akan diberikan segera setelah ketua menteri menyatakan demikian.” “Kami mendukung izin masyarakat untuk bepergian dengan kereta lokal. Jika semuanya terbuka, tidak ada gunanya membatasi orang untuk bepergian dengan kereta lokal,” tambah Danave. Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp