Oleh PTI

DEHRADUN: Mengetahui adanya video yang diduga menunjukkan perusakan surat suara melalui pos, Komisi Pemilihan Umum telah meminta laporan dari hakim distrik Pithoragarh secepatnya, kata seorang pejabat pada hari Kamis.

Survei tersebut disebut berasal dari daerah pemilihan Didihat.

Tindakan terkait masalah ini akan diambil setelah menerima laporannya, kata Kepala Pejabat Pemilihan Tambahan C Ravishankar.

Video tersebut, yang memperlihatkan seorang pria berseragam tentara terlihat menandatangani beberapa surat suara melalui pos, dibagikan di Twitter dan Facebook oleh Sekretaris Jenderal AICC dan mantan Ketua Menteri Harish Rawat pada hari Selasa, menanyakan apakah lembaga pemungutan suara akan memperhatikannya.

Sementara itu, atas pengaduan kandidat Kongres Didihat Pradeep Pal, FIR telah diajukan terhadap orang-orang tak dikenal berdasarkan bagian IPC dan Representasi Undang-Undang Rakyat, kata Pithoragarh SP Lokeshwar Singh.

BACA JUGA: CM Uttarakhand Pushkar Singh Dhami menjanjikan Seragam KUH Perdata jika terpilih kembali

Keaslian video tersebut sedang diverifikasi, katanya.

Para pemimpin BJP, termasuk Ketua Menteri Pushkar Singh Dhami dan presiden partai Pradesh Madan Kaushik, menyebut video itu “palsu”.

“Video itu palsu. Kongres mengedarkannya dalam upaya menyelamatkan muka karena bisa memperkirakan kekalahannya dalam pemilu,” kata Dhami di Haldwani, Rabu.

Kaushik mengatakan hal ini dilakukan partai karena tahu partainya akan kalah dalam pemilu legislatif dan ingin menyalahkan lembaga demokrasi atas kekalahannya.

Dia juga menyebutnya sebagai penghinaan terhadap angkatan bersenjata.

Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp

agen sbobet