BHOPAL: Sesi musim dingin Majelis Madhya Pradesh, yang dijadwalkan dimulai pada 28 Desember, telah ditunda karena “situasi COVID-19”, kata seorang pejabat pada hari Minggu, beberapa jam setelah Ketua Protem mengungkapkan bahwa 61 karyawan dan pejabat Sekretariat Majelis dan lima MLA dinyatakan positif mengidap virus corona.
Keputusan untuk menunda sidang tiga hari itu diambil pada pertemuan semua partai yang diadakan di sini pada malam hari, katanya.
“Sidang tiga hari tersebut ditunda karena situasi COVID-19. Tiga hari (sidang yang kini terhapus) akan ditambah dengan sidang Anggaran yang akan memakan waktu lama,” kata DPR. Sekretaris Utama AP Singh mengatakan kepada wartawan.
BACA JUGA | 61 staf majelis Madhya Pradesh, 5 MLA dinyatakan positif COVID-19 pada malam sesi
Pertemuan semua partai dihadiri oleh Ketua Menteri Shivraj Singh Chouhan, Menteri Dalam Negeri Narottam Mishra, presiden unit Kongres negara bagian Kamal Nath dan lainnya.
Sementara itu, mantan menteri Persatuan Arun Yadav mengatakan Kongres akan terus mengadakan protes terhadap tiga RUU pertanian yang disahkan oleh Pusat.
Kongres sebelumnya telah mengumumkan bahwa para pemimpin partai akan mencapai kampus Majelis dengan traktor pada hari Senin untuk memprotes undang-undang tersebut.
Ketua Protem Majelis Rameshwar Sharma mengatakan kepada wartawan pada hari sebelumnya bahwa 61 pegawai dan pejabat sekretariat majelis negara bagian sejauh ini dinyatakan positif mengidap virus corona.
“Selain itu, lima MLA juga ditemukan terinfeksi berdasarkan laporan yang diterima sejauh ini,” ujarnya usai melakukan persiapan sesi.
Sharma juga mengatakan bahwa MLA dan staf pribadinya diminta menjalani tes virus corona sebelum sesi dimulai.
“Sejauh ini laporan uji coba 20 MLA sudah diterima. Laporan beberapa legislator lainnya masih ditunggu. Laporan pegawai dan pejabat lainnya juga belum masuk,” imbuhnya.
Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp
BHOPAL: Sesi musim dingin Majelis Madhya Pradesh, yang dijadwalkan dimulai pada 28 Desember, telah ditunda karena “situasi COVID-19”, kata seorang pejabat pada hari Minggu, beberapa jam setelah Ketua Protem mengungkapkan bahwa 61 karyawan dan pejabat Sekretariat Majelis dan lima MLA dinyatakan positif mengidap virus corona. Keputusan untuk menunda sidang tiga hari itu diambil pada pertemuan semua partai yang diadakan di sini pada malam hari, katanya. “Sidang tiga hari tersebut ditunda karena situasi COVID-19. Tiga hari (sidang yang kini terhapus) akan ditambah dengan sidang Anggaran yang akan memakan waktu lama,” kata DPR. Sekretaris Utama AP Singh mengatakan kepada reporters.googletag.cmd.push(function() googletag.display(‘div-gpt-ad-8052921-2’); ); BACA JUGA | 61 staf majelis Madhya Pradesh, 5 MLA dinyatakan positif COVID-19 pada malam sesi. Pertemuan semua partai dihadiri oleh Ketua Menteri Shivraj Singh Chouhan, Menteri Dalam Negeri Narottam Mishra, presiden unit Kongres negara bagian Kamal Nath dan lainnya. Sementara itu, mantan menteri Persatuan Arun Yadav mengatakan Kongres akan terus mengadakan protes terhadap tiga RUU pertanian yang disahkan oleh Pusat. Kongres sebelumnya telah mengumumkan bahwa para pemimpin partai akan mencapai kampus Majelis dengan traktor pada hari Senin untuk memprotes undang-undang tersebut. Ketua Protem Majelis Rameshwar Sharma mengatakan kepada wartawan pada hari sebelumnya bahwa 61 pegawai dan pejabat sekretariat majelis negara bagian sejauh ini dinyatakan positif mengidap virus corona. “Selain itu, lima MLA juga ditemukan terinfeksi berdasarkan laporan yang diterima sejauh ini,” ujarnya usai melakukan persiapan sidang. Sharma juga mengatakan bahwa MLA dan staf pribadinya diminta menjalani tes virus corona sebelum sesi dimulai. “Sejauh ini laporan uji coba 20 MLA sudah diterima. Laporan beberapa legislator lainnya masih ditunggu. Laporan pegawai dan pejabat lainnya juga belum masuk,” imbuhnya. Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp