Oleh PTI

KOLKATA: Gorkha Janmukti Morcha (GJM) pada hari Jumat meminta Ketua Menteri Mamata Banerjee untuk menyelidiki tuntutan mereka untuk menunda pemilihan Administrasi Teritorial Gorkhaland (GTA), yang mengelola perbukitan Darjeeling, dan untuk memperluas yurisdiksinya sebagai mogok makan partai kepala Bimal Gurung memasuki hari ketiga.

Gurung telah melakukan pemogokan sejak Rabu di kantor GJM di Singamari di Darjeeling.

“Bimal-ji memperjuangkan hak-hak masyarakat Perbukitan. Aksi mogok makannya yang tidak terbatas telah memasuki hari ketiga, dan akan terus mendesak agar 396 mouza dimasukkan ke dalam yurisdiksi GTA,” kata Roshan Giri, jenderal sekretaris GJM, kata.

“Saya telah mengirimkan surat kepada Ketua Menteri dan memintanya untuk memeriksanya secara pribadi,” tambahnya.

Pemerintah Benggala Barat mengeluarkan pemberitahuan pada hari Jumat dan mengumumkan jajak pendapat GTA pada 26 Juni.

Pemilihan GTA terakhir diadakan pada tahun 2012.

GJM menyapu bersih jajak pendapat dan memenangkan seluruh 45 kursi.

GJM menuntut penundaan pemilu sampai Memorandum Proposal (MoP) yang diajukannya dilaksanakan.

Antara lain, menuntut masuknya 396 mouza dalam CTA dan pemindahan beberapa departemen.

Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp

Data SDY