NEW DELHI: Dengan 1.270 infeksi virus corona baru yang dilaporkan dalam sehari, jumlah total kasus COVID-19 di India naik menjadi 4.30.20.723, sementara kasus aktif semakin menurun menjadi 15.859, menurut data dari kementerian kesehatan Union yang diperbarui pada hari Senin .
Jumlah korban tewas meningkat menjadi 5.21.035 dengan 31 kematian setiap hari, menurut data yang diperbarui pada pukul 8 pagi.
Kasus aktif menyumbang 0,04 persen dari total infeksi, sedangkan tingkat kesembuhan COVID-19 nasional tercatat 98,75 persen, kata kementerian kesehatan. Dari 31 kematian baru, 25 dilaporkan berasal dari Kerala.
Tercatat terjadi penurunan beban kasus aktif COVID-19 sebanyak 328 kasus dalam kurun waktu 24 jam. Angka positif harian tercatat 0,29 persen, sedangkan angka positif mingguan sebesar 0,26 persen, menurut Kementerian Kesehatan.
Sebanyak 4.32.389 tes COVID-19 telah dilakukan dalam 24 jam terakhir, menjadikan tes kumulatif sejauh ini di negara tersebut mencapai lebih dari 78,73 crore.
Jumlah kesembuhan naik menjadi 4.24.83.829, sedangkan angka kematian tercatat 1,21 persen.
Dosis kumulatif yang diberikan di negara tersebut sejauh ini melalui kampanye vaksinasi COVID-19 secara nasional telah melampaui 183,26 crore.
Jumlah COVID-19 di India melampaui angka 20 lakh pada 7 Agustus 2020, 30 lakh pada 23 Agustus, 40 lakh pada 5 September, dan 50 lakh pada 16 September.
Ia melintasi 60 lakh pada tanggal 28 September, 70 lakh pada tanggal 11 Oktober, melewati 80 lakh pada tanggal 29 Oktober, 90 lakh pada tanggal 20 November dan melewati angka satu crore pada tanggal 19 Desember.
India melewati angka suram sebesar dua crore pada tanggal 4 Mei dan tiga crore pada tanggal 23 Juni tahun lalu.
Sebanyak 5,21,035 kematian telah dilaporkan di negara tersebut sejauh ini, termasuk 1,47,780 di Maharashtra, 67,797 di Kerala, 40,050 di Karnataka, 38,025 di Tamil Nadu, 26,151 di Tamil Nadu, 26,151 di Pragalsh Barat, 23,494 di Uttar Pradesh dan 23.494 dari Uttar Pradesh.Bengali.
Kementerian Kesehatan menegaskan, lebih dari 70 persen kematian terjadi akibat penyakit penyerta.
“Angka kami telah direkonsiliasi dengan Dewan Penelitian Medis India,” kata kementerian itu di situsnya, seraya menambahkan bahwa distribusi angka di setiap negara bagian harus melalui verifikasi dan rekonsiliasi lebih lanjut.
Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp
NEW DELHI: Dengan 1.270 infeksi virus corona baru yang dilaporkan dalam sehari, jumlah total kasus COVID-19 di India meningkat menjadi 4.30.20.723, sementara kasus aktif semakin menurun menjadi 15.859, menurut data dari kementerian kesehatan Union yang diperbarui pada hari Senin. Jumlah korban tewas meningkat menjadi 5.21.035 dengan 31 kematian setiap hari, menurut data yang diperbarui pada pukul 8 pagi. Kasus aktif menyumbang 0,04 persen dari total infeksi, sedangkan tingkat kesembuhan COVID-19 nasional tercatat 98,75 persen, kata kementerian kesehatan. Dari 31 kematian baru, 25 dilaporkan dari Kerala.googletag.cmd.push(function() googletag.display(‘div-gpt-ad-8052921-2’); ); Tercatat terjadi penurunan beban kasus aktif COVID-19 sebanyak 328 kasus dalam kurun waktu 24 jam. Angka positif harian tercatat 0,29 persen, sedangkan angka positif mingguan sebesar 0,26 persen, menurut Kementerian Kesehatan. Sebanyak 4.32.389 tes COVID-19 telah dilakukan dalam 24 jam terakhir, menjadikan tes kumulatif sejauh ini di negara tersebut mencapai lebih dari 78,73 crore. Jumlah kesembuhan naik menjadi 4.24.83.829, sedangkan angka kematian tercatat 1,21 persen. Dosis kumulatif yang diberikan di negara tersebut sejauh ini melalui kampanye vaksinasi COVID-19 secara nasional telah melampaui 183,26 crore. Jumlah COVID-19 di India melampaui angka 20 lakh pada 7 Agustus 2020, 30 lakh pada 23 Agustus, 40 lakh pada 5 September, dan 50 lakh pada 16 September. Ia melintasi 60 lakh pada tanggal 28 September, 70 lakh pada tanggal 11 Oktober, melewati 80 lakh pada tanggal 29 Oktober, 90 lakh pada tanggal 20 November dan melewati angka satu crore pada tanggal 19 Desember. India melewati angka suram sebesar dua crore pada tanggal 4 Mei dan tiga crore pada tanggal 23 Juni tahun lalu. Sebanyak 5,21,035 kematian telah dilaporkan di negara ini sejauh ini, termasuk 1,47,780 di Maharashtra, 67,797 di Kerala, 40,050 di Karnataka, 38,025 di Tamil Nadu, 26,151 di Tamil Nadu, 26,151 di Pragalsh Barat, 23,494 di Uttar Pradesh dan 23.494 dari Uttar Pradesh.Bengali. Kementerian Kesehatan menegaskan, lebih dari 70 persen kematian terjadi akibat penyakit penyerta. “Angka kami telah direkonsiliasi dengan Dewan Penelitian Medis India,” kata kementerian itu di situsnya, seraya menambahkan bahwa distribusi angka di setiap negara bagian harus melalui verifikasi dan rekonsiliasi lebih lanjut. Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp