Layanan Berita Ekspres

NEW DELHI: Keluarga dari delapan mantan perwira angkatan laut yang ditahan di Qatar sejak akhir Agustus sudah bisa bertemu dengan mereka, meski belum ada kabar mengenai pembebasan mereka. Ada juga laporan yang menunjukkan bahwa anggota keluarga dari tahanan lainnya telah diminta untuk terbang dari India ke Doha untuk menemui mereka.

Keluarga dari delapan mantan perwira tersebut berbicara dengan utusan India Deepak Mittal pada hari Kamis dalam sesi ‘Temui Duta Besar Open House’ yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar India di Doha. Meskipun beberapa dari mereka bertemu langsung dengannya, yang lain dapat berbicara dengannya secara online.

“Hanya anggota keluarga yang boleh bertanya dan bertanya secara tatap muka. Detailnya tentu saja dirahasiakan. Dr Deepak Mittal, Duta Besar India untuk Qatar, berbicara kepada mereka. Pertanyaan yang diajukan selain anggota keluarga tidak ditanggapi,” kata sumber.

Kedutaan Besar India di Doha sebelumnya telah mengeluarkan surat edaran yang menyatakan bahwa mereka akan siap mendengarkan/menyelesaikan masalah konsuler yang mendesak atau keluhan warga negara India di Qatar. Sudah hampir tiga bulan sejak delapan mantan perwira angkatan laut ditangkap oleh Biro Keamanan Negara (Kementerian Dalam Negeri, Qatar). Ada harapan namun belum ada kejelasan kapan petugas tersebut akan dipulangkan ke India.

Kunjungan Wakil Presiden Jagdeep Dhankar ke Doha atas undangan pemerintah Qatar untuk menghadiri upacara pelantikan FIFA 2022 memunculkan harapan akan pembebasan delapan mantan perwira tersebut. Meskipun Dhankar memang melakukan audiensi pribadi dengan Amir Qatar, Syekh Tamim bin Hamad Al Thani, tidak jelas apakah dia membicarakan hal tersebut dengannya. Pertemuan itu tidak terstruktur, menurut Kementerian Luar Negeri.

Kedutaan Besar India secara teratur menyampaikan masalah ini kepada pihak berwenang Qatar dan mencari akses konsuler lebih lanjut. Mereka juga menandai adanya isu buronan Islamis Zakir Naik dengan Qatar, namun negara tersebut mengklarifikasi bahwa mereka belum menyampaikan undangan kepadanya, kata juru bicara MEA Arindam Bagchi.

Banding oleh keluarga
Mantan komandan Purnendu Tiwari adalah salah satu dari delapan perwira yang ditawan di Qatar. Adiknya, Dr Meetu Bhargava, memohon kepada Perdana Menteri untuk membawa kembali saudara laki-lakinya.

Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp

unitogel