LUCKNOW: Ketua Menteri Uttar Pradesh Yogi Adityanath pada hari Sabtu menyebut revisi pensiun angkatan bersenjata di bawah skema ‘Pensiun Satu Peringkat Satu’ oleh Kabinet Persatuan sebagai “langkah yang patut dipuji”.
Menurut Kementerian Pertahanan, keputusan yang diambil pada pertemuan Kabinet Persatuan yang dipimpin oleh Perdana Menteri Narendra Modi pada hari Jumat akan menghasilkan tambahan pengeluaran tahunan sebesar Rs 8.450 crore.
Dikatakan bahwa Rs 23.638 crore akan dibayarkan sebagai tunggakan kepada para pensiunan mulai Juli 2019 hingga Juni 2022.
“Terima kasih yang tulus kepada Perdana Menteri Narendra Modi yang terhormat atas keputusan ini yang telah memberikan manfaat bagi lebih dari 25 lakh mantan prajurit dan keluarga mereka,” kata Adityanath dalam rilis resmi, Sabtu.
Pensiun bagi pensiunan sebelumnya akan ditentukan kembali berdasarkan rata-rata pensiun minimum dan maksimum pensiunan tentara tahun takwim 2018 dengan pangkat yang sama dan masa kerja yang sama.
Personel militer yang pensiun hingga 30 Juni 2019 (tidak termasuk mereka yang pensiun dini yang berlaku mulai 1 Juli 2014) akan dicakup dalam revisi ini, menurut Kementerian Pertahanan.
Lebih dari 25,13 lakh (termasuk lebih dari 4,52 lakh penerima manfaat baru) pensiunan dan keluarga pensiunan akan mendapat manfaat dari keputusan tersebut, kata pernyataan itu.
Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp
LUCKNOW: Ketua Menteri Uttar Pradesh Yogi Adityanath pada hari Sabtu menyebut revisi pensiun angkatan bersenjata di bawah skema ‘Pensiun Satu Peringkat Satu’ oleh Kabinet Persatuan sebagai “langkah yang patut dipuji”. Menurut Kementerian Pertahanan, keputusan yang diambil pada pertemuan Kabinet Persatuan yang dipimpin oleh Perdana Menteri Narendra Modi pada hari Jumat akan menghasilkan tambahan pengeluaran tahunan sebesar Rs 8.450 crore. Dikatakan bahwa Rs 23.638 crore akan dibayarkan sebagai tunggakan kepada para pensiunan dari Juli 2019 hingga Juni 2022.googletag.cmd.push(function() googletag.display(‘div-gpt-ad-8052921-2’) ; ); “Terima kasih yang tulus kepada Perdana Menteri Narendra Modi yang terhormat atas keputusan ini yang telah memberikan manfaat bagi lebih dari 25 lakh mantan prajurit dan keluarga mereka,” kata Adityanath dalam rilis resmi, Sabtu. Pensiun bagi pensiunan sebelumnya akan ditentukan kembali berdasarkan rata-rata pensiun minimum dan maksimum pensiunan tentara tahun takwim 2018 dengan pangkat yang sama dan masa kerja yang sama. Menurut Kementerian Pertahanan, personel militer yang pensiun hingga 30 Juni 2019 (tidak termasuk mereka yang pensiun dini yang berlaku mulai 1 Juli 2014) akan ditanggung dalam revisi ini. Lebih dari 25,13 lakh (termasuk lebih dari 4,52 lakh penerima manfaat baru) ) Pensiunan dan keluarga pensiunan akan mendapat manfaat dari keputusan tersebut, katanya. Ikuti Saluran New Indian Express di WhatsApp