Oleh Layanan Berita Ekspres

RANCHI: Dalam misinya untuk menarik investasi di negara bagian dan mendorong pembangunan industri, Ketua Menteri Hemant Soren pada hari Jumat bertemu dengan pimpinan tertinggi perusahaan terbesar di negara itu di New Delhi dan mendesak mereka untuk berinvestasi di Jharkhand yang sedang berkembang untuk berinvestasi. Dalam pertemuan meja bundar, Ketua Menteri bertemu dengan para industrialis terkemuka dari grup TATA, Hyundai Motors, Honda dan Maruti Suzuki.

Pertemuan tersebut difokuskan pada rancangan Kebijakan Kendaraan Listrik Jharkhand 2021, yang diselenggarakan untuk mendapatkan masukan dari calon investor mengenai kebijakan tersebut dan menampilkan peluang yang tersedia di sektor ini di klaster Adityapur Auto-Cluster dan Adityapur Electronic Manufacturing.

Dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Departemen Perindustrian, Pooja Singhal memberi pengarahan kepada semua calon investor tentang ruang lingkup sektor Kendaraan Listrik di Jharkhand, visi negara bagian untuk sektor ini dan usulan rencana Pemerintah untuk membentuk Klaster Kendaraan Listrik khusus di negara bagian tersebut. mendirikan.

Dalam paparannya, Singhal menjelaskan insentif dan ketentuan dalam usulan Kebijakan Kendaraan Listrik. “Kami akan memberikan pembebasan 100% bea materai dan biaya pendaftaran
perusahaan. Perusahaan yang berjanji untuk berinvestasi di sektor kendaraan listrik dalam 2 tahun pertama sejak diberlakukannya kebijakan EV akan diberikan lahan dengan subsidi 50% oleh JIADA. Insentif 100% untuk UMKM GST selama 7 tahun, sedangkan 9 dan 13 tahun untuk industri skala besar dan mega. Selain itu, kami mengusulkan pembebasan 100% biaya STNK dan pembebasan 100% pajak jalan raya,” kata Singhal.

CM Soren mengatakan bahwa ketentuan insentif yang lebih banyak akan ditambahkan jika perusahaan mengusulkan ketentuan ketenagakerjaan bagi komunitas ST/SC.

“Sejak kemerdekaan, pabrik dan unit terbesar hanya didirikan di Jharkhand. Banyak peluang yang belum dimanfaatkan. Namun, kami ingin mengubah skenario ini. Pikirannya adalah untuk maju dan membawa Anda selama ini,” kata Soren. Ada banyak tenaga kerja yang tersedia dan menunggu peluang, selain fasilitas melimpah di Jharkhand, tambahnya.

Lebih lanjut Soren menambahkan bahwa sebagian besar penduduknya berasal dari komunitas SC/ST. Jika orang-orang SC/ST dipekerjakan, mereka akan menambah lebih banyak insentif pada kebijakan tersebut, kata Soren. Lebih lanjut beliau mengatakan, usulan Kebijakan Kendaraan Listrik telah disampaikan dan jika melihat ke depan maka Kendaraan Listrik sudah masuk
kendaraan masa depan di mana ada cukup peluang, tambahnya.

Pertemuan meja bundar diikuti dengan pertemuan B2G terfokus dengan pimpinan tertinggi perusahaan seperti Tata Group, Maruti Suzuki, Dalmia Cement, Honda Cars, Hyundai Motors, SAIL, NTPC, Vedanta & GAIL.

Dalam pertemuan tatap muka, grup semen Dalmia berkomitmen untuk menginvestasikan Rs 500 Cr di negara bagian tersebut bersama dengan investasi lainnya di berbagai sektor seperti mobil dan ESDM. Para peserta mengapresiasi JIIPP 2021 mendatang dan berkomitmen untuk berinvestasi di Jharkhand.

Departemen Perindustrian, Pemerintah Jharkhand mengadakan pertemuan investor untuk memperkenalkan Kebijakan Promosi Investasi Industri Jharkhand 2021 kepada calon investor.

Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp

Data SGP