NEW DELHI: Badan Pengujian Nasional pada hari Senin mengumumkan hasil Tes Masuk Universitas Umum (CUET)-PG yang sangat ditunggu-tunggu, yang telah didaftarkan oleh lebih dari enam lakh kandidat. Enam siswa mendapat nilai persentil 100 – Nakul Kumar Vaish (BEd), Akash Patel (BEd), Sumit Joshi (Pekerjaan Sosial), Neeraj Godara (Pekerjaan Sosial), Mayank Kumar Mishra (Umum, MBA, dll.) dan Mohit (Umum, MBA, dll.) .) .).
Namun, berbeda dengan hasil ujian CUET-UG, para pejabat mengklarifikasi bahwa ‘tidak ada normalisasi nilai’ yang dilakukan untuk ujian pascasarjana. “Universitas akan mempersiapkan pemeringkatan berdasarkan ‘nilai mentah’ dan bukan nilai NTA,” kata Prof M Jagadesh Kumar, ketua Komisi Hibah Universitas. Ia mencatat, ujian NG dilaksanakan satu kali pertemuan untuk sebagian besar mata pelajaran, tidak demikian halnya dengan ujian UG yang dilakukan dalam tahapan dan shift yang berbeda. Jadi, skor harus dinormalisasi untuk memberikan kesetaraan bagi semua orang.
Ketika hasil CUET-UG diumumkan pada 16 September, ketua UGC mengatakan penerimaan program sarjana di universitas pusat akan melalui nilai ‘normalisasi’ dan bukan nilai persentil atau mentah.
Namun ‘normalisasi’ di CUET-UG ini membuat beberapa calon pelamar kecewa karena nilai mereka berkurang dari nilai aslinya, sehingga menyulitkan mereka untuk diterima di perguruan tinggi impian mereka.
Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp
NEW DELHI: Badan Pengujian Nasional pada hari Senin mengumumkan hasil Tes Masuk Universitas Umum (CUET)-PG yang sangat ditunggu-tunggu, yang telah didaftarkan oleh lebih dari enam lakh kandidat. Enam siswa mendapat nilai persentil 100 – Nakul Kumar Vaish (BEd), Akash Patel (BEd), Sumit Joshi (Pekerjaan Sosial), Neeraj Godara (Pekerjaan Sosial), Mayank Kumar Mishra (Umum, MBA, dll.) dan Mohit (Umum, MBA, dll.) .) .). Namun, berbeda dengan hasil ujian CUET-UG, para pejabat mengklarifikasi bahwa ‘tidak ada normalisasi nilai’ yang dilakukan untuk ujian pascasarjana. “Universitas akan mempersiapkan pemeringkatan berdasarkan ‘nilai mentah’ dan bukan nilai NTA,” kata Prof M Jagadesh Kumar, ketua Komisi Hibah Universitas. Ia mencatat, ujian NG dilaksanakan satu kali pertemuan untuk sebagian besar mata pelajaran, tidak demikian halnya dengan ujian UG yang dilakukan dalam tahapan dan shift yang berbeda. Jadi, skor harus dinormalisasi untuk memberikan kesetaraan bagi semua orang. Ketika hasil CUET-UG diumumkan pada 16 September, ketua UGC mengatakan penerimaan program sarjana di universitas pusat akan melalui nilai ‘normalisasi’ dan bukan nilai persentil atau mentah. googletag.cmd.push(fungsi() googletag.display(‘div-gpt-ad-8052921-2’); ); Namun ‘normalisasi’ di CUET-UG ini membuat beberapa calon pelamar kecewa karena nilai mereka berkurang dari nilai aslinya, sehingga menyulitkan mereka untuk diterima di perguruan tinggi impian mereka. Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp