PUNE: Menteri Persatuan Ramdas Athawale, yang nyanyian ‘go corona, go’ telah menjadi sensasi nasional, pada hari Minggu mengeluarkan slogan baru, ‘No Corona’, dengan mengatakan bahwa itu adalah respons terhadap jenis baru virus corona baru.
“Saya memberi slogan ‘Go Corona Go’ dan sekarang virusnya sudah hilang. Tapi virus itu juga menghampiri saya, yang menyebabkan saya harus dirawat di rumah sakit (setelah saya dinyatakan positif COVID-19). Saya kira virus corona tidak akan sampai ke saya. , tapi bisa menjangkau kemana saja,” kata Athawale.
“Untuk jenis virus corona baru, saya akan mengatakan ‘Tidak Ada Corona, Tidak Ada Corona’ karena kami tidak ingin virus corona lama atau jenis baru menulari kami,” katanya kepada wartawan di Pune.
Athawale keluar dari rumah sakit swasta di Mumbai bulan lalu, 10 hari setelah dia dinyatakan positif mengidap virus corona.
Pada bulan Februari, video Athawale, bersama seorang diplomat Tiongkok dan biksu Buddha meneriakkan “Go corona, go corona” pada sebuah pertemuan doa, menjadi viral di media sosial.
Video tersebut dilaporkan diambil pada tanggal 20 Februari di Gerbang India di sini saat sesi doa untuk menghentikan penyebaran virus corona di Tiongkok.
Athawale, 60, adalah anggota Rajya Sabha dan Menteri Negara Keadilan Sosial di pemerintahan pimpinan Narendra Modi.
“Saya akan bertemu dengan presiden BJP JP Nadda untuk membahas kemungkinan aliansi dalam pemilihan Majelis Benggala Barat,” katanya.
“Kami perkirakan (BJP menyisihkan untuk kami) sekitar 10 kursi,” tambahnya.
Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp
PUNE: Menteri Persatuan Ramdas Athawale, yang nyanyian ‘go corona, go’ telah menjadi sensasi nasional, pada hari Minggu mengeluarkan slogan baru, ‘No Corona’, dengan mengatakan bahwa itu adalah respons terhadap jenis baru virus corona baru. “Saya memberi slogan ‘Go Corona Go’ dan sekarang virusnya sudah hilang. Tapi virus itu juga menghampiri saya, yang menyebabkan saya harus dirawat di rumah sakit (setelah saya dinyatakan positif COVID-19). Saya kira virus corona tidak akan sampai ke saya. , tapi bisa menjangkau kemana saja,” kata Athawale. “Untuk jenis virus corona baru, saya akan mengatakan ‘Tidak Ada Corona, Tidak Ada Corona’ karena kami tidak ingin virus corona lama atau jenis baru menulari kami,” katanya kepada wartawan di Pune.googletag.cmd.push (fungsi( ) googletag.display(‘div-gpt-ad-8052921-2’); ); Athawale keluar dari rumah sakit swasta di Mumbai bulan lalu, 10 hari setelah dia dinyatakan positif mengidap virus corona. Pada bulan Februari, video Athawale, bersama seorang diplomat Tiongkok dan biksu Buddha meneriakkan “Go corona, go corona” pada sebuah pertemuan doa, menjadi viral di media sosial. Video tersebut dilaporkan diambil pada tanggal 20 Februari di Gerbang India di sini saat sesi doa untuk menghentikan penyebaran virus corona di Tiongkok. Athawale, 60, adalah anggota Rajya Sabha dan Menteri Negara Keadilan Sosial di pemerintahan pimpinan Narendra Modi. “Saya akan bertemu dengan presiden BJP JP Nadda untuk membahas kemungkinan aliansi dalam pemilihan Majelis Benggala Barat,” katanya. “Kami perkirakan (BJP menyisihkan untuk kami) sekitar 10 kursi,” tambahnya. Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp