Layanan Berita Ekspres

RANCHI: Dalam inisiatif pertama yang diambil oleh Bharat Coking Coal Limited (BCCL), pohon Arjun dan Assan akan ditanam di tambang bawah tanah di Dhanbad, di bawah proyek reklamasi tambang sehingga budidaya sutra dapat dilakukan di tambang tersebut. daerah. pohon saat mereka tumbuh.

Tujuannya, menurut pejabat BCCL, adalah untuk menyediakan lapangan kerja mandiri bagi masyarakat yang tinggal di wilayah tersebut melalui dana CSR. Terutama pohon Arjun dan Assan yang merupakan pohon yang paling cocok untuk beternak kepompong dan juga banyak ditemukan di beberapa distrik suku seperti Singhbhum Barat, Singhbhum Timur dan Khunti.

Serikultur juga merupakan praktik tradisional di kalangan suku di Jharkhand. Mereka lebih lanjut menambahkan bahwa inisiatif ini telah diambil sebagai proyek percontohan yang akan diperluas mengingat dampak skema ini di masa mendatang.

Reklamasi tambang adalah proses memulihkan lahan bekas tambang ke kondisi alami atau dapat digunakan secara ekonomis dengan menanam pohon di area tambang setelah selesai dibangun.

“Biasanya reklamasi dilakukan di atas timbunan tanah penutup (OB heap), namun kali ini ada usulan penanaman pohon Arjun dan Assan yang akan membuka jalan bagi budidaya tassar setelah mereka dewasa. Perintah kerja untuk perkebunan telah disampaikan kepada departemen kehutanan dan mereka akan menanam lebih dari 33.000 pohon pada musim hujan mendatang,” kata kepala departemen lingkungan hidup Kumar Ranjeev.

Saat ini sedang dilakukan dalam proyek reklamasi tambang dan penanaman tassar akan dilakukan melalui proyek CSR ketika pohon sudah besar, tambahnya.

Awalnya TPA OB dipertimbangkan untuk proyek ini namun ternyata tidak cocok untuk proyek tersebut, kemudian diputuskan untuk melakukan penanaman di lahan seluas 20 hektar di Putki-Balihari oleh departemen kehutanan setelah itu akan dilakukan upaya budidaya tassar.

Lebih lanjut Kumar menambahkan, “Proyek ini berdurasi empat tahun, persiapannya dilakukan pada tahun pertama, penanaman pada tahun kedua, dan pemantauan tanaman pada dua tahun berikutnya.”

Persiapan sudah dilakukan dan penanaman pohon akan dilakukan tahun ini, tambahnya.

Menurut Kumar, sesuai perintah kerja, Departemen Kehutanan juga harus mengganti tanaman tersebut jika ada yang mengering.

“Tujuannya terutama untuk meningkatkan penghijauan di area pertambangan, namun kami juga fokus pada pembangunan berkelanjutan dan melibatkan lebih banyak penduduk lokal dalam wirausaha,” kata HOD Environment.

Jika berhasil, mereka akan memperluasnya ke daerah lain juga, tambahnya.

“Selain itu, kami juga mengembangkan beberapa taman ekologi di kawasan pertambangan. Sejauh ini, empat taman tersebut masih berfungsi, sementara dua lainnya masih dalam tahap pengembangan. Sedangkan dalam lima tahun ke depan akan dikembangkan sembilan taman ekologi lagi di kawasan pertambangan,” kata HOD.

Sebelumnya, tanaman yang cocok ditanam oleh departemen kehutanan hingga tahun 2010-2011, namun kemudian Lembaga Penelitian Kehutanan (FRI) dilibatkan untuk memandu BCCL dalam menanam pohon yang cocok di wilayah tersebut, dan restorasi ekologi dilakukan dengan menggunakan spesies rumput, semak, dan pohon lokal. lebih dari 294 hektar tanah di Dhanbad di atas TPA OB, tambahnya.

Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp

Togel Singapore Hari Ini