Layanan Berita Ekspres
RANCHI: Seorang pengemudi dan pembantunya tewas terbakar ketika bus tempat mereka tidur setelah menyalakan diyas di dalam kendaraan pada malam Diwali terbakar, menyebabkan bus dan awaknya menjadi abu.
Bus itu diparkir di Halte Bus Khadgarha di Ranchi. Diyas dan lilin dinyalakan di dalam bus. Sopirnya, Madan Mahto (50), Ibrahim (25) sang pembantu, sedang tertidur di dalam saat bus terbakar.
Berdasarkan laporan saksi mata, tragedi terjadi pada Selasa sekitar pukul 01.00 dan intensitas api sangat tinggi sehingga awak kapal tidak sempat menyelamatkan diri dari loncatan lidah api.
“Awak bus lain yang diparkir di halte berusaha mendobrak pintu bus, namun sia-sia,” kata seorang sopir bus yang ada di sekitarnya.
“Karena saat itu Diwali, baik pengemudi maupun petugas kebersihan rupanya melakukan puja di dalam bus dan menyalakan lilin dan diya serta tidur di dalamnya dengan mengunci pintu dan jendela. Tiba-tiba bus terbakar pada tengah malam, tampaknya berasal dari salah satu diya atau lilin, sehingga menghancurkan seluruh kendaraan dalam hitungan menit, ”imbuhnya.
Jharkhand: Sopir dan petugas kebersihan tewas terbakar setelah sebuah bus terbakar karena diyas, yang dinyalakan di dalamnya pada malam Diwali di Ranchi.@NewIndianXpress@ThePagiStandar @santwana99 pic.twitter.com/2iNFkLvvHB
— Mukesh Ranjan (@Mukesh_TNIE) 25 Oktober 2022
Petugas yang bertanggung jawab di kantor polisi Lower Bazar, Vikas Aryan, menduga bahwa Madan dan Ibrahim mungkin berada di bawah pengaruh alkohol, akibatnya mereka tidak dapat merasakan panasnya api dan pada saat mereka bangun. , apakah sudah terlambat/
“Pemadam kebakaran sudah dipanggil. Namun sudah terlambat,” kata komandan.
Sebuah bus bernama Kohinoor, yang diparkir di sebelah bus naas tersebut, juga terbakar, namun pengemudi bus tersebut segera mengambil tindakan dan mengemudikan busnya menjauh dari halte bus menuju pos lalu lintas terdekat di mana petugas polisi membantu memadamkan api. untuk memadamkan api
Sementara itu, mengungkapkan kesedihan atas kejadian tersebut, Ketua Menteri Hemant Soren mentweet, “Meninggalnya pengemudi dan pembantu akibat kebakaran di bus di terminal bus Khadgarha di Ranchi sangat menyakitkan. Semoga Tuhan memberikan kedamaian bagi jiwa dan kekuatan yang telah meninggal. keluarga yang berduka untuk menanggung masa duka yang sulit ini.”
Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp
RANCHI: Seorang pengemudi dan pembantunya tewas terbakar ketika bus tempat mereka tidur setelah menyalakan diyas di dalam kendaraan pada malam Diwali terbakar, menyebabkan bus dan awaknya menjadi abu. Bus itu diparkir di Halte Bus Khadgarha di Ranchi. Diyas dan lilin dinyalakan di dalam bus. Sopirnya, Madan Mahto (50), Ibrahim (25) sang pembantu, sedang tertidur di dalam saat bus terbakar. Berdasarkan laporan saksi mata, tragedi terjadi pada Selasa sekitar pukul 01.00 dan intensitas api sangat tinggi sehingga awak kapal tidak sempat melarikan diri dari loncatan lidah api. googletag.cmd.push(fungsi() googletag.display(‘div-gpt-ad-8052921-2’); ); “Awak bus lain yang diparkir di halte berusaha mendobrak pintu bus, namun sia-sia,” kata seorang sopir bus yang ada di sekitarnya. “Saat itu adalah Diwali, baik pengemudi maupun petugas kebersihan tampaknya melakukan puja di dalam bus dan menyalakan lilin dan diya serta tidur di dalamnya dengan mengunci pintu dan jendela. “Tiba-tiba, bus tersebut terbakar pada tengah malam, tampaknya berasal dari salah satu diyas atau lilin, membakar seluruh kendaraan dalam hitungan menit,” tambahnya.Jharkhand: Sopir dan petugas kebersihan tewas terbakar setelah bus terbakar dari diyas, yang diterangi di dalamnya pada malam Diwali di Ranchi.@NewIndianXpress@TheMornStandard @santwana99 pic.twitter.com/2iNFkLvvHB — Mukesh Ranjan (@Mukesh_TNIE) Oktober 2025 Petugas Kantor Polisi Lower Bazar Vikas Aryan menyarankan bahwa Madan dan Ibrahim mungkin berada di bawah pengaruh alkohol sehingga mereka tidak dapat merasakan panas awal api dan pada saat mereka bangun, semuanya sudah terlambat/ “Pemadam kebakaran dipanggil. Namun, sudah terlambat,” kata komandan. Sebuah bus bernama Kohinoor, yang diparkir di sebelah bus yang fatal itu, juga terbakar, namun pengemudi bus tersebut segera mengambil tindakan dan mengemudikan busnya menjauh dari halte bus menuju pos lalu lintas terdekat di mana petugas polisi membantu memadamkan api. Sementara itu, mengungkapkan kesedihan atas kejadian tersebut, Ketua Menteri Hemant Soren mentweet, “Meninggalnya pengemudi dan pembantu akibat kebakaran di bus di terminal bus Khadgarha di Ranchi sangat menyakitkan. Semoga Tuhan memberikan kedamaian bagi jiwa dan kekuatan yang telah meninggal. keluarga yang berduka untuk menanggung masa duka yang sulit ini.” Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp