Oleh PTI

FARIDABAD: Dua puluh lima bangunan yang dibangun oleh penyelundup narkoba di tanah pemerintah yang diduduki secara ilegal dekat pasar ikan di sini dihancurkan selama pembongkaran pada hari Selasa, kata polisi.

Penggerakan tersebut dilakukan oleh Polisi Faridabad di bawah arahan Wakil Komisaris Vikram Kumar. Sehari sebelum pembongkaran, pawai bendera juga digelar polisi di kawasan tersebut.

Juru bicara polisi Sube Singh mengatakan, “Polisi Faridabad menghancurkan 25 bangunan yang dibangun oleh mantan penyelundup narkoba Bijendra alias Lala dengan menyelundupkan narkoba dan minuman keras serta secara ilegal menduduki tanah Departemen Pekerjaan Umum Pusat (CPWD).”

“Meliputi 18 toko, 3 rumah, 3 gudang, dan 1 kantor. Sekitar dua setengah hektar lahan CPWD ditempati secara ilegal di banyak tempat, yang kemudian dibebaskan dan diserahkan kepada CPWD,” ujarnya.

Juru bicara polisi Sube Singh menambahkan bahwa seluruh keluarga penyelundup Lala terlibat dalam kegiatan kriminal bersamanya. Lala mulai menyelundupkan minuman keras dan tinggal di rumah ilegal sejak 2011.

Setelah itu, terdakwa terlibat tindak pidana seperti pembunuhan, penyelundupan narkoba, tawuran, dan tawuran.

Ada 32 kasus yang terdaftar, 21 kasus melawan Lala, 7 kasus melawan saudara laki-lakinya Kanhaiya, 3 kasus melawan adik ipar Lala, dan 1 kasus melawan ibu Lala, katanya.

Lala masuk penjara berkali-kali dan meninggal sekitar delapan bulan lalu. Seorang perwira tinggi polisi mengatakan, hingga saat ini bisnis narkoba di pasar ikan dikuasai oleh Bijendra alias Lala.

Setelah kematiannya tahun lalu, keluarganya mengambil alih bisnis ini.

Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp

unitogel