NEW DELHI: India menambahkan 45,083 infeksi virus corona baru sehingga jumlah total kasus COVID-19 menjadi 3,26,95,030, sementara kasus aktif mencatat peningkatan selama lima hari berturut-turut, menurut data Kementerian Kesehatan Union yang dirilis pada hari Minggu telah diperbarui.
Jumlah kematian meningkat menjadi 4.37.830 dengan 460 kematian baru, menurut data yang diperbarui pada pukul 8 pagi.
Kasus aktif meningkat menjadi 3.68.558, menyumbang 1,13 persen dari total infeksi, sedangkan tingkat kesembuhan COVID-19 nasional tercatat sebesar 97,53 persen, kata kementerian.
Tercatat terjadi peningkatan sebanyak 8.783 kasus pada beban kasus aktif COVID-19 dalam rentang waktu 24 jam.
45.083 orang dinyatakan positif #COVID-19 sementara 460 orang meninggal karena infeksi dalam 24 jam terakhir di India. pic.twitter.com/FhRm0JU4N9
— Ekspres India Baru (@NewIndianXpress) 29 Agustus 2021
Jumlah COVID-19 di India melampaui angka 20 lakh pada 7 Agustus 2020, 30 lakh pada 23 Agustus, 40 lakh pada 5 September, dan 50 lakh pada 16 September.
Ini melampaui 60 lakh pada 28 September, 70 lakh pada 11 Oktober, melewati 80 lakh pada 29 Oktober, 90 lakh pada 20 November dan melewati angka satu crore pada 19 Desember.
India melewati tonggak sejarah yang suram yaitu dua crore pada tanggal 4 Mei dan tiga crore pada tanggal 23 Juni.
Sementara itu, dosis kumulatif vaksin COVID-19 yang diberikan di negara tersebut telah melampaui 63 crore, kata Kementerian Kesehatan Union pada hari Sabtu.
Menurut laporan awal pada pukul 7 malam, lebih dari 65 lakh dosis telah diberikan pada hari Sabtu.
Laporan akhir untuk hari itu akan selesai pada larut malam, kata kementerian itu.
Kementerian menekankan bahwa vaksinasi sebagai alat untuk melindungi kelompok masyarakat yang paling rentan di negara ini terhadap COVID-19 masih ditinjau dan dipantau secara berkala di tingkat tertinggi.
Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp
NEW DELHI: India menambahkan 45,083 infeksi virus corona baru sehingga jumlah total kasus COVID-19 menjadi 3,26,95,030, sementara kasus aktif mencatat peningkatan selama lima hari berturut-turut, menurut data Kementerian Kesehatan Union yang dirilis pada hari Minggu telah diperbarui. Jumlah kematian meningkat menjadi 4.37.830 dengan 460 kematian baru, menurut data yang diperbarui pada pukul 8 pagi. Kasus aktif meningkat menjadi 3.68.558 kasus atau mencakup 1,13 persen dari total infeksi, sedangkan tingkat kesembuhan COVID-19 nasional tercatat sebesar 97,53 persen, kata kementerian.googletag.cmd.push(function() googletag.display(‘ div-gpt-ad-8052921-2’); ); Tercatat terjadi peningkatan sebanyak 8.783 kasus pada beban kasus aktif COVID-19 dalam rentang waktu 24 jam. 45.083 orang dinyatakan positif #COVID19 sementara 460 orang meninggal karena infeksi tersebut dalam 24 jam terakhir di India. pic.twitter.com/FhRm0JU4N9 — The New Indian Express (@NewIndianXpress) 29 Agustus 2021 Jumlah COVID-19 di India melewati angka 20 lakh pada 7 Agustus 2020, 30 lakh pada 23 Agustus, 40 lakh pada 5 September, dan 50 lakh pada tanggal 16 September. Jumlah tersebut melampaui 60 lakh pada tanggal 28 September, 70 lakh pada tanggal 11 Oktober, melampaui 80 lakh pada tanggal 29 Oktober, 90 lakh pada tanggal 20 November dan melewati angka satu crore pada tanggal 19 Desember. India mengalami pencapaian yang suram sebesar dua crore pada tanggal 4 Mei dan tiga crore pada tanggal 23 Juni. Sementara itu, dosis kumulatif vaksin COVID-19 yang diberikan di negara tersebut telah melampaui 63 crore, kata Kementerian Kesehatan Union pada hari Sabtu. Menurut laporan awal pada pukul 7 malam, lebih dari 65 lakh dosis telah diberikan pada hari Sabtu. Laporan akhir untuk hari itu akan selesai pada larut malam, kata kementerian itu. Kementerian menekankan bahwa vaksinasi sebagai alat untuk melindungi kelompok masyarakat yang paling rentan di negara ini terhadap COVID-19 masih ditinjau dan dipantau secara berkala di tingkat tertinggi. Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp