Oleh PTI

DEHRADUN: Tiga orang lagi dinyatakan positif Omicron di Uttarakhand pada hari Senin, menjadikan jumlah orang yang terinfeksi varian COVID-19 terbaru menjadi empat di negara bagian tersebut.

Salah satu dari tiga kasus tersebut adalah seorang pria berusia 28 tahun yang kembali dari Yaman dan dinyatakan positif mengidap varian Omicron di Haridwar.

Dua orang lainnya adalah seorang pria berusia 74 tahun dan seorang wanita berusia 65 tahun yang melakukan kontak dengan sebuah keluarga yang kembali dari Dubai dan dinyatakan positif mengidap virus tersebut di Dehradun, kata Direktur Jenderal Kesehatan Tripti Bahuguna.

Seorang wanita berusia 34 tahun yang kembali dari London dinyatakan positif Omicron pada 11 Desember.

Sementara itu, jam malam diberlakukan di seluruh Uttarakhand pada hari Senin setelah meningkatnya kasus varian baru virus corona.

Jam malam yang akan mulai berlaku pada Senin malam akan tetap berlaku mulai pukul 23.00 hingga 05.00 hingga ada perintah lebih lanjut, kata perintah yang dikeluarkan oleh Sekretaris Utama SS Sandhu.

Namun layanan penting seperti kesehatan, pergerakan kendaraan yang membawa tenaga kesehatan, ambulans, layanan pos dikecualikan dari cakupan jam malam.

Produksi, transportasi dan distribusi bensin, solar, minyak tanah dan LPG juga akan dikecualikan dari pembatasan tersebut, kata perintah tersebut.

Kendaraan pribadi juga akan diizinkan melakukan perjalanan untuk keadaan darurat selama jam malam dengan kepatuhan ketat terhadap SOP Covid dan protokol keselamatan.

Menteri Kesehatan Pankaj Kumar Pandey telah mengeluarkan pedoman rinci kepada kepala petugas medis di semua distrik untuk memantau situasi.

Haryana melaporkan dua kasus lagi virus corona varian Omicron pada hari Senin, menjadikan jumlah kasus tersebut menjadi 12 di negara bagian tersebut, menurut buletin harian departemen kesehatan.

Mengingat munculnya kasus Omicron, pemerintah Haryana telah memberlakukan jam malam dan pembatasan pertemuan mulai hari Sabtu.

Dikatakan juga bahwa orang-orang yang memenuhi syarat untuk vaksinasi tetapi belum sepenuhnya divaksinasi akan dilarang memasuki pusat perbelanjaan, gedung bioskop, restoran, pasar gandum, dan tempat-tempat keramaian lainnya, mulai 1 Januari.

Sementara itu, negara bagian tersebut melaporkan 85 kasus baru COVID-19 pada hari Senin, termasuk 61 kasus di Gurugram saja, kata buletin itu.

Namun, tidak ada kematian baru akibat penyakit virus yang dilaporkan di negara bagian tersebut.

Jumlah total kasus COVID-19 di negara bagian tersebut meningkat menjadi 7.72.718, sementara jumlah kematian tetap tidak berubah di angka 10.062.

Di antara distrik lainnya, Faridabad dan Ambala masing-masing melaporkan delapan dan tiga kasus baru.

Jumlah kasus virus corona aktif di negara bagian tersebut adalah 536, sementara 7.62.097 pasien telah pulih, kata buletin itu, seraya menambahkan bahwa tingkat kesembuhan tercatat sebesar 98,63 persen.

Gujarat melaporkan 24 kasus baru COVID-19 varian Omicron pada hari Senin, sehingga total kasus di segmen ini menjadi 73 di negara bagian tersebut, kata seorang pejabat.

Kota Ahmedabad memimpin dengan 13 kasus baru, termasuk sembilan kasus dengan riwayat perjalanan internasional dan empat tanpa riwayat perjalanan, kata pejabat Departemen Luar Negeri.

Keempat kasus yang dilaporkan di kota Gandhinagar memiliki riwayat perjalanan internasional, sedangkan tiga orang yang terdeteksi mengidap varian baru di kota Rajkot tidak memiliki riwayat perjalanan, kata departemen tersebut dalam rilisnya.

Masing-masing satu kasus dilaporkan di distrik Amreli, Anand, Bharuch dan Vadodara, tambahnya.

Dari 73 kasus Omicron, total 17 orang telah dipulangkan, tambah pejabat itu.

Ahmedabad memiliki 24 kasus Omicron, diikuti oleh 17 kasus di Vadodara, katanya, seraya menambahkan bahwa sejauh ini 12 distrik telah melaporkan pasien dengan varian baru tersebut.

Departemen Kesehatan Indore di Madhya Pradesh telah mengirimkan sampel dari 164 orang yang melakukan kontak dengan sembilan orang yang terinfeksi COVID-19 varian baru Omicron, kata seorang pejabat pada hari Senin.

Dari 164 orang tersebut, jika ada yang positif virus corona, sampel orang tersebut akan dikirim ke Pusat Pengendalian Penyakit Nasional untuk dilakukan pengurutan genom guna menentukan apakah orang tersebut terinfeksi varian Omicron, Dr BS, kepala petugas medis dan kesehatan Indore . ujar Satya.

Dari sembilan orang yang terinfeksi Omicron di sini setelah kembali dari luar negeri, tujuh orang telah pulih dan pulang dari rumah sakit, katanya.

“Dua pasien lainnya dirawat di rumah sakit berbeda di sini dan kondisi kesehatan mereka stabil,” kata pejabat tersebut.

Dalam 24 jam terakhir, 14 orang dinyatakan positif mengidap virus corona di Indore, sehingga jumlah infeksi di distrik tersebut menjadi 1.53.572.

Dari jumlah tersebut, sejauh ini 1.395 orang telah meninggal karena infeksi virus, katanya.

Ikuti saluran The New Indian Express di WhatsApp

link slot demo